Cari

Perubahan yang Dibawa Guido dari Arezzo, dari Neumatik Jadi Bar dan Staf Musik

Yuk, lanjutin artikel kita dari minggu lalu! Setelah sistem neumatik dipakai untuk menggolongkan musik di biara, menurutmu, apa yang terjadi pada musik? Sebenarnya, teori musik berkembang jadi jauh lebih menarik!


Di tahun 1025, di era Abad Pertengahan di mana mata pencaharian kebanyakan orang masih sangat bergantung pada aristokrasi, pendeta, dan pertanian. Orang-orang jarang mengekspresikan diri pada waktu itu, karena mereka fokus bekerja keras untuk menghidupi keluarga mereka. Saat itu, waktu untuk mengembangkan kreativitas adalah suatu kemewahan. Namun, bagi para biarawan yang mengajarkan musik pada orang, tahun 1025 adalah tahun yang luar biasa untuk musik. Itu adalah tahun di mana Guido dari Arezzo pindah ke kota Tuscan, dan ia memulai mendekati musik dengan caranya yang luar biasa.


Guido dari Arezzo adalah seorang biarawan Benediktin dan ahli teori musik dari era Abad Pertengahan. Guido memelopori pengekspresian diri melalui musik di Eropa Barat, dan mengembangkan struktur musik untuk memudakan pembacaan dan bermusik. Beliau dianggap sebagai penemu not musik modern, yang menggantikan neumatik tradisional. Guido menggolongkan nada menjadi beberapa kelompok, yang disebut heksakord, yang menjadi dasar berkembangnya tangga nada. Di situ, ia juga mulai menciptakan solfege (do, re, mi, fa…).


Jadi, seperti yang kita ketahui, musik itu hanya dinotasikan dalam bentuk neumatik. Skala neumatik adalah penanda di atas setiap nyanyian untuk menunjukkan gerakan ke nada atas, bawah, memutar, atau berbelok. Pada skala neumatik, tidak ada nada yang dapat dibaca untuk memandu kapan dan cara menyanyikan satu nada. Malahan, lembaran musik para penyanyi saatu itu hanya akan menunjukkan kontur melodi saja. Susah, kan?


Contoh nyanyian neumatik


Jelas, para penyanyi muda waktu itu kesusahan untuk menjadi lebih baik. Guido mengamati kesusahan mereka untuk menguasai satu lagu, dan langsung berinisiatif untuk mengatasi masalah mereka. Lalu, beliau menemukan staf empat baris - bukannya lima baris seperti yang Ensiklomusika Music School pakai sekarang di les musik privat kita. Ia mulai mewarnai setiap baris dengan beda warna, untuk menunjukkan perbedaan nada dengan lebih baik.


Staf buatan Guido waktu itu memang memecahkan satu masalah waktu itu, tapi ia belum menjadi sebuah sistem not musik yang sempurna. Seiring berjalannya waktu, musisi lain turut menyempurnakannya dengan menambahkan notasi mensural. Mensural adalah tanda untuk menunjukkan panjang nada - bahkan keheningan, yang sekarang telah digunakan dalam pelajaran musik vokal sekuler bahkan di les musik kita.

Neumes dalam staf lima baris, dapat dibaca sekarang, bukan?


Kemudian, di sekitar abad ke-17, musik instrumental mulai mendominasi. Banyak musisi-musisi berbakat mulai membentuk notasi musik yang kita gunakan saat ini. Sewaktu itu, faktor pertimbangannya adalah; beberapa tanda membatasi jangkauan nada sebuah alat musik, yang bukan pita suara. Seiring waktu, musisi juga menambahkan beberapa tanda ke notasi musik, seperti barlines, stylized clefs, dynamic markings, ties, dan slurs. Sekarang gampang banget kan untuk dibaca dan dipelajari?


Lain kali, ketika kamu mendengarkan sebuah lagu, pikirkan deh musiknya. Maksudku bukan tampak depan si musik tersebut, tapi lebih ke skor atau notasi yang menjadikan melodi tersebut. Bayangin, apa yang dipikirkan musisi yang memainkan lagu tersebut! Kamu bakal tahu bahwa notasi musik itu kompleks, dan ia membutuhkan sebuah pikiran yang kompleks untuk sukses mengekspresikan ide dengan indah ke telinga pendengar.


Apa kamu atau si kecil mau belajar jadi musisi? Gak usah sampai menemukan solfege, tapi kamu bisa menguasai alat musik dari dasar banget. Aku dan tim-ku di Ensiklomusika Music School akan dapat membantu pertumbuhanmu dengan musik. Kamu bisa belajar menguasai alat musik pilihanmu, sambil belajar mendalami pembacaan not musik yang tepat, agar bisa semudah membaca caption di Instagram! Di sini, kita bisa les musik privat atau dalam grup. Hubungi kami, yuk, untuk cari tahu lebih lanjut!


Omong-omong, apa pendapatmu tentang sejarah musik? Kasih tahu kami di kolom komentar di bawah!



25 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua